Be careful with food from China!
September 24, 2008 by Sofie Pangestu
Beberapa minggu ini negara2 di seluruh dunia digemparkan oleh produk susu bayi beracun yang berasal dari China. Produk susu bayi yg ternyata memiliki kandungan melamin ini sejatinya telah dikeluhkan sejak bulan Agustus (sebelum dimulainya Olimpiade). Tp berhubung negara China ini (saya akui) masih menganut paham ‘No freedom in journalistic’
Jadi berita2 miring yg bisa membawa citra buruk Olimpiade terpaksa diredam dulu, even akibatnya cukup fatal, yaitu hampir 53,000 bayi terancam gagal ginjal (Times - doc).
Belakangan melaui investigasi lebih lanjut di China, produk susu made in China yang mengandung melamin ini tidak hanya ditemukan pada variant produk susu bayi saja, tapi menjalar ke produk susu biasa, produk yogurt, serta makanan lain yang mengandung iingredient susu.
Produk Melamin sendiri adalah bahan kimia berbasis organik, dengan kandungan kaya nitrogen yang banyak digunakan dalam pembuatan pupuk, insektisida, lem, plastik, dan produk pembersih.
Pencampuran ini dilakukan oleh banyak pabrik susu di China (1 pabrik berlokasi di Shanghai) dengan alasan untuk menghilangkan bau anyir pada susu, serta menjaga agar produk susu agar lebih tahan lama tanpa memikirkan efeknya. Demi mengeruk keuntungan lebih, produsen susu China juga menggunakan zat beracun melamin untuk memanipulasi kandungan susu, karena zat nitrogen dari melamin mampu meningkatkan level protein susu pada saat di test.
Ironisnya, salah satu pabrik yg termasuk dalam daftar cekal, termasuk salah satu sponsor besar dalam Olimpiade 2008 yang dihelat di Beijing baru2 ini.
Negara2 yg telah melakukan pencekalan terhadap produk makanan mengandung susu dari China adalah:
Taiwan, Bangladesh, Brunei, Jepang, Gabon, Malaysia, Singapura, Myanmar, Tanzania, Indonesia. Serta seluruh negara peng-impor susu China di Eropa, dan Amerika.
Di Indonesia sendiri produk yg telah masuk daftar cekal karena menggunakan susu dari China yang mengandung Melamin per-tgl 24 Sept 2008 adalah:
Dove (permen & coklat)
Oreo
Dutch Lady (Strawberry)
Nestle susu UHT
Indoeskrim Meiji
M&M
Snicker’s
Natural Choice yogurt
Produk makanan merk Yili (China)
Produk makanan merk Youguo (China)
Permen White Rabbit made in China
Saya mengingatkan kepada teman2 yg berada di China, harap berhati2 dalam mengkonsumsi produk susu serta produk turunan susu seperti keju, yogurt, serta aneka dessert yg mengandung susu. Hampir semua website untuk expatriat di Shanghai dan berita di beberapa negara yg saya lihat melalui parabola menganjurkan untuk mengurangi atau tidak mengkonsumsi samasekali produk yg mengandung susu dari China untuk beberapa saat ini. Karena investigasi mengenai produk susu beracun dari China yang dilakukan oleh pemerintah China sendiri masih belum ‘begitu’ transparan, alias masih ditutup2i untuk meredam gejolak dari masyarakat China dan Internasional.
Saya sangat meyayangkan kejadian ini, setelah produk mainan kayu untuk anak2 made in China ditemukan mengandung cat beracun sampai di-ban di dunia internasional. Disambung dengan produk dogfood made in China yang menggunakan bahan tidak layak untuk dikonsumsi ‘bahkan’ oleh hewan sekalipun, kini muncul produk susu beracun made in China.
Apakah dengan adanya korban jiwa akan membuat masyarakat negara China yg terkenal dengan mental “gocik’an” (licik) dan mata duitan akan jera?
Akibat konsumsi melamin:
Gagal Ginjal
Hipertensi / Stroke
Infeksi saluran kencing
Update 10 Oktober 2008
Akibat kasus susu China, negara2 ASEAN mengadakan pertemuan untuk merumuskan regulasi pergerakan barang2 makanan dari China. Pertemuan yang dihadiri oleh 10 menteri kesehatan dari negara ASEAN ini mengecam penambahan bahan kimia dalam makanan yang dilakukan di negeri panda tersebut. Associated Press juga menyebutkan bahwa para menteri mengutuk praktik bisnis yang amoral dan tidak bertanggung jawab, serta upaya pemerintah China dalam menutup2i kasus susu yang telah terkontaminasi melamin ini. Suplai susu dari China hingga kini telah dilarang di lebih dari 30 negara di dunia, termasuk ASEAN. Data WHO menyebutkan korban susu terkontaminasi telah mencapai 94 ribu, dan 4 diantaranya meninggal dunia. Ironisnya walaupun pemberitaan susu China begitu menyita perhatian masyarakat dunia, di negara China sendiri fakta ini masih banyak ditutup2i.