Feed on
Posts
comments

My New Blogs!

Finally, setelah mempertahankan blog saya di Friendster selama 3 tahun akhirnya saya ikutan pindah nge-blog di blogspot. Emang sejak blogspot di-launch banyak temen sesama blogger pada ngajakin saya buat ikutan pindah. Tapi dasar saya-nya aja yg ‘keukuh’ tetep pake Friendster blog. Mungkin juga gara gara saya orangnya suka consistency jadi kalo udah pake satu yah nggak mau ngelirik pindah ke lain hati :p

Well, the main reason saya pindah ke blogspot coz selain di Friendster blog feature-nya sangat minimalis, juga beberapa bulan terakhir blog tersebut susah di-akses. Mau nya nge-post yg ada malah error juga waktu upload photo rasanya susah bener loading-nya.

So, what can I say?
Finally saya ikutan juga hijrah ke blogspot.
To read my new blog, you can go to:
Sofie’s Tale

New Resolution 2009

Nggak berasa, kita udah memasuki tahun 2009.

Hmm…biasanya Tahun baru bagi sebagian orang dimulai dengan target resolusi buat tahun yang baru. Mengenai masalah resolusi ini, saya sudah give up membuat catatan. Karena nurut pengalaman, biasanya resolusi tahun baru saya cuman berlaku di awal tahun, pada pertengahan tahun udah mulai dilanggar, dan pada akhir tahun ‘it goes bye2′ Sebenarnya di akhir tahun 2008 saya menyiapkan beberapa target untuk tahun 2009, mulai yg sepele yaitu pengen diet (target yg saban tahun saya buat, tapi saban tahun juga terlupakan) hingga target konyol seperti tidur ngadep keatas (karena nurut Cosmo, tidur ngadep atas bikin muka nggak cepet keriput hahaha).

Namun untuk urusan pekerjaan saya tidak menyiapkan target tertentu, ‘Just let it flow’. Alasanya cukup sepele karena cita2 saya bukan jadi wanita karier, berpakaian blazer keren yg waktunya banyak dihabiskan dengan segudang kegiatan meeting di kantor. Saya juga bukan type pekerja handal yg sanggup sikut2an meraih posisi CEO di sebuah perusahaan. Saya cukup ’satisfied’ dengan pekerjaan saya, yaitu jadi pedagang (bahasa keren-nya enterpreneur:p). Pekerjaan yg kadang dianggap nggak keren soalnya tanpa gelar tinggi juga bisa jadi pedagang. Saya sendiri memiliki gelar Bachelor of Arts dari Singapura yg jelas2 nggak nyambung dengan pekerjaan saya. Tapi apa bole buat karena ini satu2nya kerjaan yg bring me luck. Satu2nya kerjaan yg santai tapi menghasilkan more money and more time for myself.

Ngomong2 soal jodoh tahun ini saya juga tidak menempatkan prioritas. Walaupun tahun 2009 ini, saya merasa santai2 saja, cuman orang sekeliling saya yg lebih bingung mencarikan saya ’someone’ hehehe:)

Dalam 27 tahun saya telah melalui 3 relationships dan lucunya saya masih berkomunikasi dengan semua mantan. Ini bukan karena saya ’still living in the past’ lho, apalagi saya termasuk type konservative yg nggak suka ‘make contact’ dengan dia duluan (takutnya dia udah ada yg lain) tp entah kenapa mereka selalu contact saya. Sejujurnya bagi saya  hubungan tersebut berjalan lebih mirip sahabat pena. Mereka bercerita atau menanyakan kabar ‘once in a while’ dan saling memberikan greetings waktu ultah atau Christmas melalui telpon/SMS atau email. Sebuah ‘relationship’ selalu dimulai dengan awal yg manis jadi kalau nggak bisa dilanjutkan ke jenjang berikutnya nggak ada salahnya untuk menjadi teman, bukan?

Dan prinsip hidup saya masih sama
‘Marriage is a lifetime’
Jadi kalo harus menunggu untuk mendapatkan yg terbaik,
Why not?

HAPPY NEW YEAR 2009!

Selama 27 tahun hidup saya, baru kali ini saya merayakan tahun baru bersama keluarga inti saya di Surabaya. Lho kok?

Well, hampir 1/3 pertama hidup saya dihabiskan tahun baruan dengan acara liburan keluarga entah itu di Bali atau luar negri, 1/3 berikutnya acara tahun baru berlangsung ketika saya tidak di Indonesia, dan 1/3 sisanya acara tahun baru dihabiskan dengan gala dinner yg dihadiri sekitar 50 orang anggota keluarga dari pihak mama (yup, my mom side family like a troops).

Jadi tahun 2009 ini terhitung special, bisa merayakan tahun baru di Surabaya only with my family!
Dengan 4 anggota inti Mom & Dad, Me and Lita, ternyata nggak mengurangi ke-antusiasan kita buat merayakan tahun baru. Diawali dengan dinner di Resto 9, walau hanya berempat kita dinner sambil ngobrol dengan heboh mulai sekitar jam 8 hingga menjelang tahun baru. Maklum kalau kalian mengikuti blog saya pasti mengerti kalau keluarga saya ini termasuk tipe heboh, yang suka kumpul2 dan ngobrol2. Jadi walaupun dinner tahun baru hanya dirayakan ber-4 buang jauh2 kata membosankan…malah untung2 kita nggak diusir waiter nya gara2 kelamaan nongkrong :P Di Resto 9, kita dapet bonus topi dan terompet tahun baru dan kita langsung berfoto ria dengan atribut tersebut. Walau papa saya awalnya jaim, akhirnya mau juga dipaksa foto bareng terompet (soalnya nggak mau pake topi sih) hohoho:)
Mengenai terompet tahun baru saya jadi teringat obrolan dengan Lita:
“Ce beli terompet tahun baru yuk…”
“Hah…buat apa…nanti terompet-e dah bekas dipake mas-e…”
“Ya gak papa, nanti di solasi dulu…trus dibuat nerompet ke Bruno (Our dog)”
“……..”

(Ada yah pemilik kayak gini….*sigh)

AKhirnya dengan terompet tahun baru dari Resto 9, kesampaian juga Lita nge-gangguin Bruno yg langsung ngibrit begitu terompet ditiup
(tentu saja setelah terompet di solasi dulu hehehe….)
“Teeet….tooot….teeet….tooot”

HAPPY NEW YEAR 2009!

Kalau kesuksesan alumni bisa dilihat dari dimana seseorang menyelesaikan kuliah-nya, Beijing University (Beida) adalah universitas yg paling tepat di China untuk menempuh pendidikan under graduate (S1) atau post graduate (S2).

Dari sebuah artikel di China Daily:
“Beida menyumbang 35 alumni yg telah menjadi miliader dan masuk daftar 500 orang terkaya di China. Seorang alumni Beida Li Ning adalah mantan pesenam dan kini adalah pemilik perusahaan peralatan olahraga dengan aset USD.485 juta (Rp.5.4 Trilyun) versi majalah Forbes. Sementara alumni Beida yg lain, Wang Zhi Dong adalah pendiri portal berita online yg sangat terkenal di China yaitu Sina.com)

So, maybe if you happen to be or will be in China to do your under graduate or post graduate study…nggak ada salahnya memasukan Beida dalam list, karena sapa tau besok2 bisa ikut ketularan jadi orang sukses…he..he..he..:)

Have a Merry Christmas
and Happy New Year guys!

Musik Jazz


Tepatnya hari Kamis minggu lalu, saya berkesempatan menghadiri salah satu Jazz Show yg diadakan di Surabaya. Kebetulan Jazz Show tersebut diadakan oleh seorang teman yang baru saya kenal. Sebenarnya pada mulanya saya rada ‘ogah’ datang, karena saya bukan penikmat Jazz yg sampe gimana, takutnya Show tersebut adalah tingkat advanced yg lagu2nya ‘mbliyut’ yg malah bikin kepala saya pusing hehehe. Apalagi seorang teman saya yang seharusnya menemani saya ke acara tersebut juga berhalangan hadir. Beruntung teman saya yg lain sedikit ‘persistent’ ketika ngajak saya untuk tetap datang. Yah hitung2 untuk men-support teman yg ngadain Show, dan akhirnya saya bersedia berangkat juga malam itu.
So here it goes…

Sebenarnya semua musisi tahu bahwa Surabaya dulunya adalah barometer pengukur musik Jazz di Indonesia. Tapi seiring berjalanya waktu musik Jazz tidak lagi terdengar gaungnya di Surabaya. Teman yg baru saya kenal Yasoni A Gunawan (Sony), seorang musisi lulusan Vancouver, Canada dengan 2 gelar (semuanya di bidang musik) memiliki special passion for Jazz dan bersedia bekerja keras mengadakan acara Jazz Show ini untuk satu tujuan, yaitu memperkenalkan, meng-edukasi dan membangkitkan kembali musik Jazz di Surabaya. Mendengar tujuan tersebut pemain kawakan seperti Jeffrey Tahalele (Jakarta Jazz Festival), Ibu Aska, dan musisi Benny Chan pun langsung ikut bergabung meramaikan acara ini.

Jazz Show kemarin mengusung tema basic Jazz cocok untuk penikmat musik kelas beginner seperti saya. Saya sangat menikmati show yg dihelat di Gedung Kesenian Cak Durasim, Surabaya dari awal hingga akhir dengan sempurna. Apalagi sebagai penutup hadir pula Natasha Idol Cilik (RCTI) yang membawakan lagu2 Natal (Merry Little Christmas) dengan vokal yg cantik diiringi aransemen Jazz yang membuat para penonton terpesona dan tidak berhenti memberikan applauss panjang. Acara kemarin juga didukung oleh radio Suara Surabaya (SS), beberapa media cetak dan elektronik.

Berikut beberapa pengetahuan yg dibagikan oleh para musisi Jazz di Surabaya (Kamis 4 Desember 2008)
Sebenarnya apa itu musik Jazz?
Banyak dari kita yg mengaku penikmat Jazz tanpa mengerti apa itu arti music Jazz. Sebenarnya menurut musisi Benny Chan music Jazz adalah semua tentang improvisasi. Improvisasi yg dilakukan oleh pemusik saat itu juga (simultaneously).

Musik dengan aliran Jazz memiliki karakter yaitu ada pembuka - improvisasi - penutup. Jadi sebuah lagu pada awalanya akan dimainkan seperti biasa sebanyak (misal) 2 bait, berikutnya pemain Jazz harus bisa improvisasi dalam arti menciptakan musik pada saat itu juga dengan tempo yg sama dengan 2 bait sebelumnya namun dengan komposisi yg berbeda. Diakhiri dengan 2 bait penutup seperti biasa (normal). Oleh karena itu bagi para musisi, Jazz dikenal sebagai musik dengan skill tingkat tinggi. Karena untuk menghasilkan nada2 secara spontan selain diperlukan ‘chord skill’ untuk menggabungkan nada2 menjadi sebuah komposisi yang pas juga diperlukan kerjasama dan chemistri antar pemain group untuk berkolaborasi dalam bermain musik.

Jadi kalau kalian pengen tau, musik ini sebenarnya Jazz atau bukan: gampangnya gini kalau kalian membeli sebuah CD Jazz, dan pada waktu liat real show-nya musik yang terdengar adalah sama persis dengan CD-nya berarti musik itu bukan Jazz. Music Jazz selalu terdengar berbeda setiap saat, karena selalu ada improvisasi. Ini juga menjawab pertanyaan dalam hati saya selama bertahun2 kenapa koq lagu Norah Jones selalu berbeda di setiap konser yg saya liat di TV :)

Bruno goes to mall

Setelah saya ingat2, ternyata di Surabaya cuman ada satu mall yang memperbolehkan kita membawa pets kesayangan kita, yaitu Supermal PTC tempat toko saya Diva Cresent Shop (www.divacresent.tk) nangkring hehehe:)

Beberapa waktu lalu saya akhirnya membawa anjing kesayangan si Bruno jalan2 ke PTC. Tujuannya sih pengen beliin baju. Karena di PTC banyak petshop berjajar yang menawarkan aneka  baju anjing, akhirnya saya tergiur juga buat beli, tapi karena saya tidak bisa mengira ngira berapa ukuran baju Bruno, akhirnya yah dibawa sekalian aja anjingnya :)
Pertama datang ke PTC, Bruno layaknya jagoan semua orang lewat langsung disambut dengan gonggongan. Tapi setelah 1/2 jam melihat begitu banyak orang lalu lalang karena hari itu pas weekend Bruno akhirnya diem kebingungan. Kata mama saya sih, mungkin Bruno ngeliat banyak orang jadi ‘ah cape deh…bingung mau gonggongin yg mana dulu’

Akhirnya kita (my sis, my mom, and I) ngafe dulu di Excelso,
Bruno? Ikutan ngafe donk ^^ dengan baju baru Spongebob kuningnya:)


Rahasia Wine


Jaman dulu wine hanya bisa dinikmati oleh kalangan eksklusive, tapi sering berjalan-nya waktu minuman ini sudah membumi hingga mudah ditemukan di supermarket sekalipun. Harga per-botol wine pun berkisar as low as Rp.100.000,- botol dengan kualitas yg sudah cukup ok.
Kalo dulu negara2 yg banyak mengonsumsi wine berasal dari belahan barat, kini negara2 seperti Uni Emirat Arab dan China dikenal memiliki tingkat konsumsi wine yg cukup tinggi. Selain minum wine berkesan ’sophisticated’ ketimbang ngopi, wine juga disukai karena kadar alcohol-nya kurang dari 6%. Sehingga konsumsi dalam jumlah normal tidak menyebabkan mabuk. Beberapa orang juga percaya kalau wine tidak menggemukan dibanding minuman berjenis cocktail. Variasi wine sangat beragam, namun the old rules masih berlaku
white wine goes with white meat, red wine goes with red meat.

Fast Fact about Wine:
1. Sebelum minum wine jangan makan makanan yg berbumbu tajam (bawang putih, petis, petai) karena aftertaste-nya akan merusak citarasa wine.
2. Pegang tangkai gelas wine, agar suhu wine tidak terpengaruh oleh suhu tangan atau badan.
3. Etika-nya bila pesan per-botol wine, botol wine harus dibuka di depan kita.
4. Jangan ragu untuk bertanya kepada waiter jika kurang paham terhadap wine.
5. Wine termahal adalah wine dengan inisial presiden AS Thomas Jefferson pada botolnya terjual dengan harga 105.000 poundsterling (Rp.1,7 miliar) pada tahun 1985. Sayang setahun kemudian sumbat botol terjatuh kedalam wine, membuatnya jadi cuka termahal sepanjang sejarah.
6. Ketakutan luar biasa terhadap wine disebut oenophibia

Ketika AS dilanda krisis tidak ada yang pernah menyangka. Negara dengan kekuatan ekonomi nomer satu bisa goyah dalam sesaat. Menilik kisah panjang mengenai runtuhnya pasar modal AS, krisis subrime mortgage yg mengguncang AS, hingga jatuhnya daya beli masyarakat AS untuk beberapa bulan kedepan - sebenarnya penyebabnya adalah simple, yaitu AS kekurangan cashflow. Kekurangan dollar AS secara riil, bukan hanya catatan angka nilai saham di wallstreet atau angka2 dollar US yg tercetak di komputer bank.
Kalau dulu dollar US mengalir dari AS ke seluruh dunia dan digunakan dalam segala jenis transaksi, kini semua dollar harus balik ke AS karena AS telah kekurangan cashflow.
Ini yg mengakibatkan disaat AS krisis justru dollar US makin menguat (Rp.12.500), permintaan dollar US makin meningkat karena AS ingin menarik dollar US nya demi menutupi lubang krisis-nya.

AS harus mendapatkan dollar US-nya kembali
Dengan menjual aset di AS dengan harga murah, sehingga orang2 kaya dari seluruh dunia tertarik untuk beli dengan dollar US. Perusahaan AS di luar negri juga banyak yg dijual tentu juga dengan dollar US. Perusahaan2 yg punya utang dalam bentuk dollar US juga ditagih sebelum jatuh tempo.

Saat ini, satu2nya negara yang mata uangnya makin menguat terhadap dollar US hanya Jepang. Jepang memiliki cadangan devisa USD.1 trilyun. Dana pensiun sebesar USD.1.5 trilyun, dan lebih gila lagi simpanan dan deposito orang kaya yg mencapai USD.23 trilyun. Tentu saja dengan jumlah devisa sebesar ini Jepang mestinya bisa membantu AS. Tp kenyataanya tidak, pdahal Jepang adalah kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia. Toh dalam keadaan krisis begini, keselamatan negara sendiri tetap diutamakan.

Saat ini China belum menyatakan akan membantu AS dengan cadangan devisa terbesarnya di Asia. Tentu saja! Sebagai negara dengan populasi paling banyak di dunia, tentu saja ingin menyelamatkan rakyatnya dulu. Rakyatnya banyak, tanggunganya juga besar. Pabrik yang harus tutup jumlahnya bukan hanya ribuan, belum lagi yang akan tutup. China pasti menggunakan cadangan devisa untuk kebutuhan negaranya sendiri.

Apalagi semua negara bukan tidak tahu kalau AS masihlah negara kaya. Dengan terjadinya krisis ini hanya menurunkan AS dari posisi negara yang kaya raya menjadi negara yang kaya sekali.
Kapitalisasi pasar modal AS masih lebih besar dibanding Jepang, Korea, Jerman, China, Prancis, Inggris, dan Australia digabung menjadi satu!

Kekuatan seluruh negara China yang selalu kita puji puji, itu baru sebesar ekonomi satu negara bagian California!

Jadi ketika AS dilanda krisis, wajar sampai saat ini belum ada negara yang membantu dengan mengeluarkan cadangan devisa negaranya sendiri demi pulihnya ekonomi AS. Karena ibarat pangkat masih pegawai lah koq malah mau ngutangin bos-nya?

Akhir2 ini TransTv memiliki acara reality show ‘Termehek mehek’ (TM), buat temen2 yg ada di luar negri dan blom sempat balik ke Indonesia pasti nanya “apaan sih, aneh banged judulnya” Well, TM basically adalah acara reality TV show yang membantu client buat mencari orang hilang. Acara TM ini menjadi booming karena kisahnya yang sangat extreme & tragis.

Beberapa kisah di episode TM:
1. Seorang perempuan hamil berusaha mencari pacarnya buat diminta pertanggung jawab-an. Namun setelah datang ke rumah pacarnya sambil membawa kru TM, tetap aja pacar-nya nggak mau bertanggung jawab dengan alasan ‘nggak siap’.

2. Seorang perempuan tinggal di desa bersama kakeknya. Sejak lahir belum pernah bertemu ibu kandungnya, karena ibunya bekerja di kota. Selama ini komunikasi antara ibu dan anak hanya berupa kiriman surat dan uang melalui Pos. Setelah ditelusuri kru TM akhirnya ditemukan bahwa ibunya bekerja sebagai PSK di ibukota.

3. Kisah seorang wanita yg berada dalam ‘long distance relationship’, dan tiba2 pacarnya menghilang. Setelah meminta bantuan TM, dia mengunjungi kota tempat pacarnya tinggal dan dibawa oleh keluarga pacar ke kuburan. Ternyata pacarnya telah meninggal karena sakit.

Sebenarnya saya nggak begitu suka dengan acara mengeksploitasi kemalangan dan kesusahan orang lain. Tapi sejak saya pulang dari luar negeri, entah kenapa beberapa kali ‘nyetel’ TV koq kebetulan acara TM yg diputar. Dari ceritanya yg extreme membuat saya tergelitik untuk bertanya ‘Sebenarnya acara ini beneran atau rekayasa?’ Dan akhirnya hobby saya nonton TM pun berakhir, karena selidik punya selidik acara TM ini beneran. BENERAN REKAYASA maksudnya ^^

Beberapa pemain yg ikutan acara TM adalah hasil casting. Bahkan di tabloid Nyata ada berita pemain TM yg merasa dirugikan karena merasa ditipu ketika casting. Adegan hasil casting tersebut direkam dan disiarkan sebagai potongan cerita TM. Apalagi adegan casting itu cukup merusak nama baik yaitu ketika dia (aktor) sedang mengakui ke seorang perempuan kalau dia gay.

Menurut pengamatan saya dan beberapa teman, kebanyakan pemain TM entah jadi perempuan hamil yg ditinggal pacarnya atau pria yg berselingkuh,  TERNYATA sudah sering wara wiri di acara Reality TV Show lain dengan peran yg berbeda. Apalagi setelah pihak Trans-TV mendapat teguran KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) dan berganti genre dari Reality TV Show menjadi TV Drama alias Sinetron, saya makin ‘ngeh’ kalau acara TM hanya tipuan belaka.

Fast fact TM & Acara Reality TV Show lain:
1. Buat teman2 di luar negeri, TM bisa dilihat melalui You Tube
2. Daftar acara reality show yg telah melewati proses rekayasa seperti TM, CLBK, Truk Cinta, Cinta Monyet, Playboy Kabel, dll.3. Daftar acara reality show yg tidak melalui proses rekayasa seperti Aku Ingin Menjadi dan Katakan Cinta.

Cara membedakan Reality TV Show dengan Reality TV Boong-an:
1. Pada acara Reality TV Show, pemain tampil natural, tidak tampak berlebihan atau dandan dengan make up eye-catching yg cenderung menor seperti lenong.
2. Gaya mereka ketika melihat kamera sangat surprise, bukan malah bertanya ‘Loh apa ini, kamera apa ini’ tp dengan pose narsis dan keliatan banget kalau kepingin ‘nampang’ di TV.
3 Kualitas suara, apabila kualitas suara masih jelas dan stabil ketika pemain berlari menjauh dari kamera, berarti acara tersebut 100% boong. Karena suara yg jernih hanya bisa didapat dari rekaman di studio atau ketika syuting outdoor menggunakan mic panjang yg biasanya digunakan u/ acara sinetron bukan mic yg di klip-kan di pakaian.

Article lain:
Reality TV Show (The Fact)

Bangkok Paradise!

Akhirnya setelah 2 minggu berlalu secara singkat saya akan menceritakan kisah liburan saya di Bangkok, Thailand. Liburan bersama keluarga saya yang asyik, fun, dan juga capek:)

Day 1

Hari pertama sampai di Bangkok sudah menjelang sore karena kami berangkat dengan pesawat Air Asia via Johor Bahru yang berangkat sekitar pukul 2 siang. Dengan perut lapar kami langsung diajak menuju restaurant Royal Dragon Restaurant untuk menikmati makan malam. Resto ini ternyata masuk dalam Guinness Book sebagai resto paling luas di dunia, dengan 13.372 parking space, dan 541 pegawai. Walau menurut saya sih, masakan (Chinese Food) standard banget nget nget…tapi suasana sangat terasa berbeda waktu masuk komplek resto ini, serasa berada di Hangzhou, China, lengkap dengan pagoda, sungai, jembatan, dan gazebo ala China. Pengen sih foto2, tapi waktu mau foto2 pas pulang baru aja action’ eee mendadak hujan, ya udah abis berapa jepret udahan deh acara foto2nya:p

Day 2

Pagi2 kami menuju Istana Grand Pallace istana raja Thailand yang terkenal. Arsitektur Istana Grand Pallace ini terhitung unik, karena merupakan campuran antara bangunan khas Thailand dengan bangunan semi-eropa. Selidik punya selidik, ternyata raja2 di Thailand sejak tahun 1800-an sudah banyak yang melanglang buana ke Eropa dan Amerika, mereka diwajibkan untuk sekolah dan mencari pengalaman di negara maju sebelum bersiap naik tahta sebagai raja, bahkan salah satu raja Thailand adalah lulusan Harvard lho.

Watarun Temple of Dawn


Berikutnya kami menuju Watarun, sebuah candi yang mirip Prambanan. Disebut Temple of Dawn karena paling bagus diliat pada waktu subuh (Sunrise), karena saat itu cahaya matahari bisa merefleksikan warna2 pada Candi Watarun ini. Katanya bila kita melihat gambar candi disebuah kartu pos Thailand, pasti itu adalah Watarun. Yups, candi Watarun ini sangat terkenal di Thailand, ibarat Indonesia dengan Borobudur-nya, dan China dengan Great Wall-nya. Untuk melihat Watarun hanya bisa di-akses melalui sungai Chao Phraya, sungai yg digunakan oleh raja2 Thailand jaman dulu untuk bepergian menuju Eropa dan Amerika.

Dari Watarun kapal kami juga sempat melewati Wat Mahabut, apa yah itu? Wat Mahabut adalah sebuah temple yang merupakan asal mula legenda Nang Nak (Cerita Hantu Thailand yg sudah di film-kan). Hii… Cuman disini rombongan kami tidak sempat turun, karena tidak ada yang beragama Budha, lagian udara di Thailand juga panasnya amit2. Menurut cerita di Wat Mahabut kita bisa dapat jimat keselamatan yang ampuh, salah satu pemilik jimat itu adalah mantan perdana menteri Thailand Thaksin Shinawatra.
Setelah berpanas2 ria diatas kapal, dengan menggunakan bus kami langsung menuju ke Pattaya yang merupakan salah satu kabupaten di Thailand. Pada jaman dulu Pattaya dipakai oleh AS sebagai markas militer ketika AS berperang melawan Vietnam. Karena pernah disinggahi AS selama 10 tahun, kehidupan di Pattaya juga jadi lebih terbuka. Sampai saat ini yang paling terkenal di Pattaya adalah transgender-nya yg cuantik2 dan dinobatkan paling sexy di seluruh dunia. Benar saja waktu saya melihat show Alcazar, wuihh emang ngga bisa dibedakan dengan cewek, malahan lebih sexy mereka kali hehehe:)

Day 3
Perjalanan hari ke-3 ini diisi dengan kunjungan ke crocodile farm dan elephant farm disini kami disuguhi atraksi gajah2 yg lucu. Menurut tourguide saya, walaupun gajah Afrika terkenal besar versi Guiness Book, tapi gajah Thailand lebih pintar dan mudah dilatih. Untuk melatih gajah ini ada suku khusus di pedalaman Thailand yang memang terkenal bisa menjinakan gajah liar menjadi ‘gajah rumah’ (begitu sebutan mereka untuk gajah yang sudah jinak). Dalam atraksi juga ditunjukan kalau gajah Thailand ini ternyata bisa gambar hehehe…dan gambarnya juga bagus, ada gambar pohon lengkap, rumput, dan awan, ada juga gambar buah2an. Menurut saya aneh sih, gajah koq bisa nggambar…tapi nyata :)

Day 4 and so on…adalah hari BEBAS
Maklum sodara2, karena sebagian besar rombongan saya (total 20 orang) sudah beberapa kali ke Thailand, dan sebagian lagi seperti papa mama saya sudah pernah travelling hampir ke seluruh belahan dunia, jadi di acara liburan kali ini mereka sudah sepakat pengen di-uenak2-no (dibuat enak), tidur di hotel kelas atas, makan enak, dan tidak mau terlalu capek pergi ke tempat2 ngga’ penting yg akhirnya by the time sampe Indo juga lupa coz kebanyakan tempat yg diliat:)
So…sisa waktu kami diisi dengan Shopping Time di Siam Square. Saya baru pertama kali pergi ke Siam Square yang merupakan kawasan shopping centre di Bangkok mirip dengan Orchard Road Singapura. Malah menurut saya lebih komplit karena mall yang berjajar lebih banyak, serta dilengkapi butik2 kecil di setiap lorong jalan. Yang paling menarik buat saya adalah cafe2 di Thailand yg imut2 menjual aneka dessert dan snack yg menggiurkan. Kita sempat nyoba Monster Ice, ice cream dengan campuran buah segar…hmm..emang nggak salah…benar2 yummy:)

Di Siam Square kita juga bisa menemukan mulai barang lokal hingga branded stuff. Melihat Siam Square ini saya langsung lupa akan keberadaan MBK, mall yang dulunya terkenal di Bangkok. Akhirnyaa…setelah 2 hari shopping di Bangkok, berakhir juga liburan saya sekeluarga, dengan sejuta kenangan lucu (karena keluarga saya termasuk kompak hehehe), sejuta ceritaa asyikk, dan sejuta juga capeknya :p.

Fast Fact about our trip
1. Tourguide kami orang Thailand menjuluki travelling rombongan kami ini ala 3S, yaitu Shopping, Sleeping, Siau pien (Xiao Bian = pipis) karena kalo ngga shopping, bobo, ya waktu di tempat wisata sibuk cari toilet:)
2. Sempat bertemu dengan Dr.Boyke sekeluarga di Bangkok, ketika ada ibu2 dari Bandung & Jakarta yg pengen foto bareng, langsung deh banyak yg nyeletuk ‘Ntar dikirain lagi konsultasi seks lagi…’
3. Karena baru pertama kali naik penerbangan hemat ala Air Asia, Ortu saya bilang ‘Lain kali mending naik pesawat yg lain, mahal tapi enak’ Menurut mereka naik budget flight ala Air Asia, biarpun tiket murmer (murah meriah) tapi bikin deg2an dan ngga santai, coz pake rebutan kursi sgala (Saya sih nurut2 aja…^^).
4. Berlibur ke Thailand ternyata tidak lagi mahal hanya setengah harga berlibur ke Singapura.

Older Posts »